Monday, May 22, 2017

3 Jenis Transaksi Jual Beli Online

pict by aeri
Mediarga.com - Semakin berkembangnya trend jual beli online saat ini, tentunya membawa semakin banyak orang yang ingin mencoba berjualbeli online, entah sebagai penjual barang atau pun sebagai pembeli. Mereka para pelaku jual beli online, baik penjual maupun pembeli tentunya menginginkan proses transaksi yang aman dan nyaman bagi ke dua belah pihak. Namun dimana ada peluang, di situ pula pasti ada pihak-pihak tak bertanggung jawab yang ingin memanfaatkan celah ketidak tahuan para pelaku jual beli online.

Disini para pelaku jual beli online semakin dituntut untuk mengetahui lebih dalam mengenai proses, resiko serta keamaan dari sebuah transaksi online. Disisi lain, saat ini jenis transaksi online juga semakin beragam mulai dari jenis konvensional dimana pembeli dan penjual harus betatap muka dalam melakukan proses transaksi hingga yang menggunakan proses transaksi otomatis tanpa harus bertatap muka.

Oleh karena itu bagi anda para pelaku jual beli online dan terlebih bagi anda yang masih awam tentang transaksi dunia maya saat ini, simak artikel tentang 3 jenis transaksi jual beli di internet yang paling umum dilakukan di Indonesia berikut ini versi maxmanroe.

1. Transfer Antar Bank

Transaksi dengan cara transfer antar bank merupakan jenis transaksi yang paling umum dan populer digunakan oleh para penjual online. Selain cukup simple, jenis transaksi ini juga memudahkan proses konfirmasi karena dana bisa dengan cepat di cek oleh penerima dana / penjual. Proses nya adalah pertama pembeli mengirim dana yang telah disepakati lalu setelah dana masuk, maka penjual akan mengirimkan barang transaksi yang dijanjikan.

Kekurangan transaksi antar bank adalah diperlukannya kepercayaan yang tinggi dari para pembeli sebelum memutuskan mengirim dana. Disini tidak jarang terjadi penipuan, setelah dana terkirim ternyata barang tak kunjung diterima.

Kredibilitas atau nama baik penjual dapat menjadi tolak ukur bagi para pembeli. Salah satu tipsnya adalah penjual yang kredibel biasanya telah mempunyai kerjasama dengan bank yang digunakan untuk proses transaksi. Dengan begitu keamanan dana kita bisa lebih terjamin.

Untuk para pembeli, bila ragu dengan kredibilitas si penjual, maka sebaiknya kita mencari informasi mengenai orang tersebut di internet sebelum men-transfer uang. Kita bisa menemukan informasi tentang bisnis orang tersebut, nomor rekeningnya, nomor telepon, ulasan pembeli sebelumnya, dan lain-lain, dengan cara mengetikkan beberapa baris kata di mesin pencari Google. Bila orang tersebut pernah tersangkut masalah penipuan atau transaksi tidak lancar maka sebaiknya Anda urungkan dulu niat untuk men-transfer.

2. COD (Cash On Delivery)

Pada sistem COD sebenarnya masih menganut cara lama yaitu dengan bertemu antara penjual dan pembeli. Biasanya sistem transaksi ini dilakukan dalam jual beli antar orang ke orang dan pada umumnya COD digunakan untuk barang second karena pembeli harus memeriksa dengan baik keadaan barang tersebut.

Keuntungan dari sistem ini adalah antara penjual dan pembeli lebih bisa leluasa dalam proses transaksi. Pembeli bisa melihat dengan detil barang yang akan dibeli, dan juga memungkin kan tawar menawar. Jenis transaksi ini di populerkan oleh website jual beli seperti Tokobagus, Berniaga dan banyak website jual beli lain.

Kekurangan dari sistem ini adalah keamanan baik penjual maupun pembeli. Karena mungkin saja pihak yang akan kita temui adalah orang yang berniat jahat kepada kita. Oleh karena itu tips yang bisa dilakukan adalah dengan menentukan tempat transaksi yang aman bisa di tempat keramaian atau pergi bersama orang yang dapat menjaga kita.

3. Metode Pembayaran melalui Paypal

Transaksi antar negara dalam bisnis online kerap dilakukan melalui PayPal. PayPal adalah semacam rekening virtual yang ada di internet. PayPal beralamat di www.PayPal.com. Di PayPal.com kita bisa membuat sebuah akun, layaknya sebuah rekening di bank. Di akun tersebut kita bisa menyimpan dana, dan akun tersebut juga bisa kita pakai untuk transaksi online.

Transaksi yang dilakukan melalui PayPal hanya bisa terjadi antara satu akun PayPal dengan akun PayPal lain. Jadi jika Anda sebagai penjual menyediakan metode pembayaran via PayPal, si pembeli produk Anda hanya bisa bertransaksi dengan Anda apabila mereka juga punya akun PayPal. Metode pembayaran melalui PayPal belum terlalu populer di Indonesia.
Jadi Jutawan Cuma Modal Nulis

0 comments:

Post a Comment

Sudah siap punya toko online sendiri?

Back to top