Sunday, January 8, 2017

Begini Cara kerja dan Bahaya Virus Ransomware Cerber 3

ciri-ciri ransomware cerber3/pict by sotpedia
Mediarga.com - Perlu diketahui, internet telah menjadi media penyebaran malware yang sangat berbahaya. Dan pada tahun 2005, ancaman di dunia cyber bertambah dengan munculnya varian baru malware jenis ransomware.

Ransomware, secara sederhana dapat dijelaskan sebagai malware yang memiliki kemampuan untuk mengunci komputer atau mengenkripsi file untuk mengelabui penggunanya. Tujuannya adalah membuat pengguna memberikan uang tebusan agar file yang tersandera tersebut dilepaskan.

Ransomware Cerber 3

Nah baru baru ini para netizen dihebohkan dengan kedatangan virus ransomware cerber 3. Ransomware cerber3 adalah versi terbaru dari virus ransomware cerber terdahulu yang notabenenya adalah "Sangat Berbahaya" bagi pengguna PC dimana virus ini mengancam dan menyandera hampir seluruh data-data penting yang tersimpan di hardisk mulai dari multimedia, document, dan file-file project yang ada di dalamnya.
(Baca juga: Serangan DDoS Terbesar yang Pernah Terjadi dalam Sejarah)
Cara penyebaran virus ini sangat beragam, bisa melalui iklan CPD dari berbagai web storage, spam email, dan juga perpindahan data melalui USB dan LAN, bahkan saya menemukan juga teman-teman yang terinfeksi karena memasang extension/pluggin/addons browser yang di download bukan dari layanan asli browser tersebut. Jadi berhati-hatilah ketika anda sedang ingin mendownload file di web storage yang mungkin anda belum kenali sebelumnya.

Seperti diketahui, banyak korban ransomware mulai dari individu hingga lembaga seperti universitas, rumah sakit, bahkan instansi pemerintahan terpaksa membayar uang tebusan sebesar ribuan dolar kepada para penjahat cyber tersebut, dengan harapan data-data pentingnya dapat kembali.

"Kami sangat merekomendasikan untuk tidak memenuhi permintaan penjahat cyber. Karena tidak ada jaminan mereka akan memberikan kunci untuk membuka file Anda yang telah mereka enkripsi," kata Director, Global Research & Analysis Team APAC Kasperky Lab Vitaly Kamluk, di acara Kaspersky Lab Cyber Security Weekend di Jimbaran, Bali.

Sampai tulisan ini dimuat, belum ditemukan tool / aplikasi untuk mendekrip kembali file yang sudah dilahap oleh Cerber3 yang lapar akan data (file) itu, kecuali dengan menggunakan situs web yang sudah disediakan oleh si pembuat virus tersebut. Pastikan untuk mengupdate database virus dari Antivirus yang terpasang di komputer Anda.

(wb)
Jadi Jutawan Cuma Modal Nulis

0 comments:

Post a Comment

Sudah siap punya toko online sendiri?

Back to top